PTN Terfavorit dan Terbaik PTN Terfavorit dan Terbaik di Indonesia

 

PTN Terfavorit dan Terbaik di Indonesia
PTN Terfavorit dan Terbaik di Indonesia

Sebelum memilih perguruan tinggi, tentu ada beberapa hal yang harus menjadi pertimbangan kamu, yakni status akreditasi, fasilitas, biaya hidup, dan lingkungan. Dari sekian banyak Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia, berikut Mamikos berikan 11 besar peringkat PTN terfavorit dan terbaik di Indonesia berdasarkan Ristek Dikti Tahun 2017 lalu.

1. Universitas Gadjah Mada (UGM)

Peringkat pertama PTN terfavorit dan terbaik di Indonesia hingga saat ini masih dipegang oleh Universitas Gadjah Mada atau biasa disingkat UGM. Perlu kamu ketahui bahwa perguruan tinggi yang satu ini merupakan lembaga pendidikan tinggi tertua di tanah air karena sudah berdiri sejak tahun 1949, empat tahun setelah diproklamasikannya kemerdekaan Republik Indonesia.

Menyandang status sebagai perguruan tinggi terbaik di Indonesia, Universitas Gadjah Mada (UGM) telah banyak mencetak orang-orang yang bisa diandalkan dan diprioritaskan oleh sebuah perusahaan. Dengan banyak prestasi di tingkat nasional maupun tingkat internasional, Universitas Gadjah Mada (UGM) merupakan perguruan tinggi yang sangat prospek untuk masa depan kamu.

 

2. Institut Teknologi Bandung (ITB)

Urutan kedua PTN terfavorit dan terbaik di Indonesia jatuh kepada Institut Teknologi Bandung atau yang biasa disapa ITB. PTN yang berlokasi di Kota Bandung, Jawa Barat ini layak menjadi institut terbaik di Indonesia yang bergerak di bidang pengembangan teknik dan sains. Karena sejak tahun 1959, Institut Teknologi Bandung (ITB) mampu mempertahankan kualitasnya sebagai salah satu yang perguruan tinggi terbaik di tanah air.

Dengan berhasil menjadi wadahnya di mana orang-orang cerdas dan hebat mengenyam pendidikan. Salah satu yang pasti kamu tahu adalah Ir. Soekarno. Siapa yang tidak mengenal beliau? Bung Karno dikenal sebagai presiden pertama Indonesia yang memiliki andil besar dalam kemerdekaan Indonesia.

 

3. Institut Pertanian Bogor (IPB)

Sama seperti ITB, Institut Pembangunan Bogor atau yang biasa disingkat IPB ini adalah perguruan tinggi yang berbentuk institut dan berlokasi di provinsi Jawa Barat, tepatnya di kota Bogor. IPB ini lebih berfokus untuk menyelenggarakan pendidikan di bidang pertanian, meski banyak juga jurusan non-agragris yang ada disini. IPB konsisten masuk dalam sederetan PTN terfavorit dan terbaik di Indonesia dan berhasil menduduki peringkat ketiga hingga saat ini. Tak hanya berjaya di tingkat nasional, IPB juga diakui kualitasnya di tingkat internasional loh. Menurut situs topuniversities, IPB berhasil menduduki peringkat ke-191 sebagai perguruan tinggi terbaik di Asia.

IPB juga memiliki keunggulan akademik yang mumpuni. Perlu diketahui bahwa IPB hingga sekarang ini memiliki 9 fakultas dan 1 sekolah bisnis dengan 36 program studi sarjana. IPB juga memiliki sekolah vokasi dengan 17 program keahlian. Kampus Hijau ini juga memiliki sekolah Pascasarjana dengan 64 Program Magister Sains, 13 Program Magister Profesional, 43 Program Doktor, 1 Program Internasional. Tenaga pengajar di kampus ini juga sangat mentereng. Total dari 1.250 tenaga pengajar, 65.6% Doktor, 31.8% Master serta didukung lebih dari 200 profesor.

4. Universitas Indonesia (UI)

Di posisi berikutnya dalam daftar PTN favorit dan terbaik di Indonesia selanjutnya ada Universitas Indonesia atau UI. Letak perguruan tinggi yang satu ini berada di perbatasn kota Depok dan Jakarta, namun sering dianggap sebagai perguruan tinggi di Jakarta. Perguruan tinggi yang cukup populer ini masuk sebagai salah satu universitas terbesar di Indonesia loh! Selain itu masih ada banyak lagi keunggulan-keunggulan yang dimiliki oleh UI loh.

Kelebihan pertama, UI memilikinya perpustakaan yang refresentatif. Salah satu kebutuhan mahasiswa adalah buku, maka tidak heran jika keberadaan perpustakaan yang lengkap menjadi tujuan para mahasiswa. Tak hanya itu saja, UI juga memiliki banyak fakultas yang berpredikat rangking satu atau terkareditasi “A”.

5. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

Satu lagi PTN di Surabaya yang masuk 11 besar peringkat PTN terfavorit dan terbaik di Indonesia, apa lagi kalau bukan ITS. Singkatan dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember ini terletak di daerah Sukolilo, Surabaya. Pertama didirikan di tahun 1957, ITS sudah berfokus untuk mengembangkan bidang teknologi dan maritime di Indonesia.

6. Universitas Diponegoro (UNDIP)

Universitas Diponegoro atau biasa disingkat UNDIP juga termasuk dalam urutan PTN terfavorit dan terbaik se Indonesia. Universitas Diponegoro ini sendiri terletak di kota Semarang, dan telah layak dianggap sebagai perguruan tinggi terbaik di Jawa Tengah. Letaknya yang cukup strategis serta pilihan jurusan yang bervariasi membuat UNDIP jadi salah satu rekomendasi tempat kuliah terbaik di Indonesia yang ramai diminati oleh siswa-siswi di tanah air.

Hampir semua jurusan yang ada di Universitas Diponegoro ini juga telah terakreditasi A. Oleh karena itu, Universitas Diponegoro layak dijadikan destinasi pendidikan terbaik bagi mahasiswa Indonesia. Selain akan dididik oleh tenaga pengajar yang profesional, Universitas Diponegoro juga memiliki fasilitas yang juara, baik untuk belajar atau sarana pelepas penat selama masa perkuliahan.

7. Universitas Airlangga (UNAIR)

Passing Grade Unair

Belum lengkap rasanya membahas daftar PTN terfavorit dan terbaik di Indonesia tanpa memasukkan nama perguruan tinggi yang satu ini. Ya, Universitas Airlangga atau UNAIR lah yang dimaksud. Perguruan tinggi yang satu ini mungkin paling pas jika disebut sebagai perguruan tinggi terbaik di Surabaya.

 

8. Universitas Brawijaya (UB)

Dengan menempati peringkat ke-8, maka Universitas Brawijaya juga bisa dianggap sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Jawa Timur. Universitas Brawijaya atau yang biasa disingkat UB ini didirikan di tahun 1963 dan terletak tepat di kota Malang. Dulunya singkatan universitas ini adalah UNIBRAW, namun kemudian disederhanakan lagi menjadi UB hingga sekarang. Kampus UB layak masuk dalam daftar perguruan tinggi negeri di Indonesia yang paling favorit dan berkualitas karena hingga saat ini telah memperoleh sertifikasi manajemen internasional, versi ISO 9001 loh!

9. Universitas Hasanuddin (UNHAS)

Tak lengkap rasanya membahas daftar PTN terfavorit dan terbaik di Indonesia tanpa memasukkan nama perguruan tinggi di luar Pulau Jawa. Nah, kali ini ada satu PTN yang berhasil membuktikan kualitasnya dengan menduduki peringkat ke-9 sebagai PTN terfavorti dan terbaik di Indonesia. Siapa lagi PTN yang dimaksud jika bukan Universitas Hasanuddin atau yang biasa disingkat UNHAS. Perguruan tinggi yang satu ini berada tepat di kota Makassar, dan sudah berdiri sejak tahun 1956 lalu.

10. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)

Selanjutnya, urutan ke-10 PTN terfavorit dan terbaik di Indonesia jatuh pada Universitas Negeri Yogyakarta atau biasa disingkat UNY. Perlu kamu ketahui bahwa perguruan tinggi yang satu ini merupakan pecahan dari Fakultas Pedagogik Universitas Gadjah Mada. Hingga sekarang, UNY telah berhasil mencetak para tenaga pengajar yang berkualitas dan sudah tersebar di seluruh penjuru tanah air. Tak heran jika perguruan tinggi yang berada di Yogyakarta ini menjadi salah satu perguruan tinggi keguruan yang selalu ramai peminatnya setiap tahunnya.

11. Universitas Sebelas Maret (UNS)

Dan, posisi ke-11 PTN terfavorit dan terbaik di Indonesia tertuju pada Universitas Sebelas Maret. Biasa disapa dengan singkatan UNS, perguruan tinggi yang satu ini berada di kota Surakarta, Jawa Tengah. Universitas Sebelas Maret ini tidak hanya berada di satu lokasi saja, bahkan ada sebuah program studi yang gedungnya berada di luar Kota Solo, yaitu di Kebumen. Sedangkan untuk kompleks kampus UNS pusat berada di daerah Kentingan yaitu sebelah Timur Kota Solo.

PERGURUAN TINGGI KEDINASAN 2019/2020 INDONESIA

 

Mengapa harus memilih Perguruan Tinggi Kedinasan?

Jika Anda masih bertanya-tanya mengenai alasan perlunya meneruskan studi di Perguruan Tinggi Kedinasan dibandingkan di universitas, mamikos akan memberikan sedikit penjelasan. Peminat Perguruan Tinggi Kedinasan barangkali tidak sebanyak peminat Perguruan Tinggi Negeri maupun perguruan Tinggi Swasta. Persaingan yang harus dijalani seorang calon mahasiswa untuk bisa diterima di PTK pun sangat berat.

Tidak hanya tes tertulis atau wawancara saja, tetapi juga tes IQ, tes fisik, tes psikologi, dan tes lainnya yang tidak kalah sulit. Namun, dibalik semua kesulitan tes yang disajikan, ada banyak keuntungan bagi Anda yang sudah diterima di PTK.

Perguruan Tinggi Kedinasan dikelola oleh lembaga atau instansi yang mendirikan PTK tersebut, sehingga terdapat banyak tawaran beasiswa ikatan dinas. Jumlah beasiswa yang ditawarkan pun tidak main-main karena mencakup biaya studi sampai selesai, bahkan disertai dengan uang saku bulanan. Jika diterima, tentu Anda tidak perlu khawatir dengan biaya kuliah yang seringkali menjadi kendala meneruskan studi, bukan?

Dengan meneruskan studi di Perguruan Tinggi Kedinasan, peluang kerja yang akan Anda dapatkan juga lebih luas. Beberapa PTK dengan ikatan dinas akan langsung menempatkan Anda di posisi pekerjaan tertentu setelah lulus. Pastikan untuk mempertahankan prestasi di awal-awal kuliah dengan rajin masuk dan tidak pernah titip absen.

Biasanya, perusahaan besar yang menjalin relasi dengan Perguruan Tinggi Kedinasan akan mencari lulusan berprestasi untuk direkrut dan bekerja di perusahaan. Jadi, Anda tidak perlu bingung akan mencari pekerjaan selepas lulus, apalagi takut akan menjadi pengangguran.

Sebelum Anda memutuskan untuk meneruskan studi di Perguruan Tinggi Kedinasan, Anda perlu mencari tahu kualitas Perguruan Tinggi Kedinasan yang akan dituju serta persyaratan yang diberikan agar lebih siap dalam mendaftar. Mamikos merangkum 10 PTK di Indonesia yang banyak diminati oleh lulusan sekolah menengah.

1. Sekolah Kedinasan di Indonesia  – Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (PKN STAN)

Tertarik untuk belajar lebih dalam mengenai akuntansi? PKN STAN bisa Anda jadikan prioritas. Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (PKN STAN) merupakan salah satu Perguruan Tinggi Kedinasan dibawah naungan Kementerian Keuangan (KEMENKEU).

Sebagai salah satu PTK favorit yang menjadi bagian top 10 PTK di Indonesia, STAN memang memberikan banyak fasilitas dan jenjang karir bagi lulusannya.

Terdapat beberapa jurusan dan program studi yang bisa Anda pertimbangkan di PKN STAN, seperti: Jurusan Akuntansi, Jurusan Pajak, Jurusan Kepabeanan dan Cukai, dan Jurusan Manajemen Keuangan.

2. Sekolah Kedinasan di Indonesia  – Akademi Militer (AKMIL)

Anda ingin menjadi seorang ahli militer? Cobalah untuk mendaftar sebagai salah satu taruna AKMIL. Akademi Militer (AKMIL) adalah salah satu Perguruan Tinggi Kedinasan di bawah Kementerian Pertahanan (KEMENHAN). Menjadi mahasiswa AKMIL merupakan salah satu kebanggaan tersendiri karena perjuangan masuknya yang tidak mudah, apalagi bagi Anda yang belum memiliki basic di bidang kemiliteran.

Jika Anda menjadi seorang taruna di Akademi Militer, maka Anda tidak akan dikenakan biaya studi. Bahkan, semua biaya pendidikan, termasuk biaya tempat tinggal di asrama, biaya makan, uang saku, seragam, hingga fasilitas belajar tersedia secara gratis.

Jurusan yang ditawarkan di Akademi Militer tidak hanya berkaitan dengan kemiliteran saja karena terdapat beberapa jurusan seperti: Jurusan Elektro (gelar ST), Jurusan Internasional (gelar SHI), dan Jurusan Administrasi Ilmu Pemerintahan (gelar SIP).

3. Sekolah Kedinasan di Indonesia  – Akademi Kepolisian (AKPOL)

Memiliki cita-cita untuk menjadi seorang polisi? Silahkan coba mendaftar sebagai mahasiswa AKPOL.

Akademi Kepolisian (AKPOL) merupakan salah satu Perguruan Tinggi Kedinasan di bawah Kepolisian NKRI. Perwira POLRI yang kompeten di bidangnya dihasilkan oleh AKPOL. Persiapkan diri untuk menempuh pendidikan selama 4 tahun di AKPOL dan buatlah keluarga Anda bangga. Setelah menyelesaikan studi, Anda tidak hanya bisa menjadi seorang polisi, tetapi juga mendapat pangkat Inspektur Polisi Dua (Ipda).

 

4. Sekolah Kedinasan di Indonesia  –  Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG)

Jika Anda kagum dengan profesi di bidang cuaca, maka Anda bisa mencoba meneruskan studi di STMKG.  Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG) berada di bawah naungan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). BMKG tidak hanya fokus bekerja di bidang cuaca, tetapi juga bencana alam seperti gempa bumi dan tsunami. Pendidikan yang dilaksanakan di STMKG dilaksanakan secara gratis tanpa pungutan biaya apapun. Sebagai salah satu PTK ikatan dinas, Anda bisa langsung bekerja setelah menyelesaikan studi di STMKG.

Terdapat beberapa program studi di STMKG dengan kuota sebanyak 250 orang. Program studi yang terdapat di STMKG diantaranya: Program Studi Meteorologi, Program Studi Instrumentasi, Program Studi Klimatologi, dan Program Studi Geofisika.

 

5. Sekolah Kedinasan di Indonesia  – Akademi Angkatan Udara (AAU)

Anda ingin menjadi seorang taruna AAU karena menyukai dunia penerbangan?

Cobalah untuk mendaftar sebagai taruna Akademi Angkatan Udara (AAU). AAU adalah salah satu Sekolah Tinggi Kedinasan yang me karir yang lebih luas dan kemudahan yang akan Anda dapatkan setelah lulus menjadi salah satu alasan AAU banyak diminati.

Terdapat 3 program studi yang ditawarkan oleh AAU, seperti program studi teknik aeronautika dan pertahanan, teknik manajemen industri pertahanan, dan teknik elektronika pertahanan. Program studi tersebut diselenggarakan selama 4 tahun (1 tahun program pendidikan integratif di Magelang, 3 tahun di AAU). Setelah Anda menyelesaikan studi selama 4 tahun, Anda akan dilantik menjadi seorang perwira TNI atau TNI AU.

6. Sekolah Kedinasan di Indonesia  – Sekolah Tinggi Sandi Negara (STSN)

 

Sekolah Tinggi Sandi Negara (STSN) adalah salah satu dari dari top 10 PTK di Indonesia yang bernaung di bawah Lembaga Sandi Negara RI. STSN merupakan PTK persandian satu-satunya di Indonesia dengan proses seleksi ketat, sehingga bisa menjadi bagian dari Mahasiswa STSN adalah hal yang sangat menyenangkan sekaligus menjadi sebuah tantangan. Karena beban yang akan diemban alumni STSN sangat berat dan menyangkut perkembangan teknologi informasi serta penanganan ancaman terhadap pengamanan informasi rahasia negara, maka Anda perlu mempersiapkan diri dengan baik sebelum mendaftar.

Terdapat 3 program studi di STSN yang dapat Anda pilih selama menempuh studi di STSN, seperti Program Studi Manajemen Persandian, Program Studi Teknik Persandian, dan Program Studi Keamanan Siber. Pastikan untuk mempersiapkan diri dengan baik dan mencari hunian sementara dekat STSN agar Anda tidak mengalami kesulitan ketika harus melakukan seleksi.

7. Sekolah Kedinasan di Indonesia  – Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS)

STIS menawarkan jurusan statistika (ekonomi dan sosial kependudukan) dan jurusan komputasi statistik. Jika sudah menyelesaikan studi di STIS, Anda akan lulus dan mendapatkan kelar Ahli Madya Statistik (A.Md.Stat.) untuk jenjang Diploma 3, sedangkan lulusan Diploma 4 akan mendapatkan gelar Sarjana Terapan Statistika (S.Tr.Stat.).

 

8. Sekolah Kedinasan di Indonesia  – Institut Pemerintahan Dalam Negeri IPDN

 

Lokasi kampus IPDN tersebar di beberapa tempat di Indonesia, seperti: IPDN Kampus Jakarta, IPDN Kampus Sumatera Barat, IPDN Kampus Sulawesi Selatan, IPDN Kampus Sulawesi Utara, IPDN Kampus Nusa Tenggara Barat, IPDN Kampus Papua, IPDN Kampus Kalimantan Barat, dan IPDN Kampus Riau.

Seleksi yang dilakukan untuk menjaring calon mahasiswa IPDN tidak mudah. Anda harus melakukan semua tahapan yang sudah ditetapkan dan tidak melewatkan satu syarat apapun.

9. Sekolah Kedinasan di Indonesia  – Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN)

 

Program studi yang ditawarkan di STIN dan bisa Anda pilih adalah program studi agen dan program studi analis. Proses seleksi yang sangat ketat berupa tes IQ dan keterampilan lainnya akan membuat persaingan semakin sulit.

10. Sekolah Kedinasan di Indonesia  – Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN)

 

Persaingan untuk bisa menjadi bagian dari mahasiswa STPN tentu tidak mudah. Oleh karena itu, Anda bisa mencari tahu berbagai macam persyaratan yang diberikan sekaligus menyiapkan diri dengan baik, seperti memilih tempat tinggal nyaman di dekat STPN.

Tips Mendaftar Perguruan Tinggi Kedinasan

Mendaftar Perguruan Tinggi Kedinasan membutuhkan tips dan trik tersendiri. Materi ujian yang berbeda dan tidak seperti materi ujian sekolah merupakan tantangan tersendiri. Oleh karena itu, Anda dapat mulai mencari tahu materi yang diujikan beserta ujian tambahan yang mungkin diadakan, seperti ujian wawancara, tes kesehatan, dan sebagainya.

Butuh persiapan yang sangat matang, bahkan ada yang mengalokasikan waktu hingga 1 tahun untuk mempersiapkan kondisi fisik, kesehatan, serta persiapan nilai-nilai akademik. Biasakan pula untuk mengerjakan contoh soal ujian yang pernah dikeluarkan pada tahun-tahun sebelumnya sebagai referensi.

 

BIMBEL VS PRIVATE ?

Kalau kata anak sekolah, belajar di sekolah doang nggak cukup! Ya, makanya nggak sedikit dari murid-murid SMA yang ikut bimbingan belajar atau privat seusai sekolah. Eits, kamu bingung mendingan yang mana? Nih, HAI bocorin kentungan dan kerugiannya. cekidot!

  1. #TeamBimbel

Nah, rata-rata anak SMA lebih banyak yang milih ikut Bimbingan Belajar diluar sekolah. Kenapa? Karena benefitnya banyak, bro! apa ajatuh? Nih,

  • Bisa nambah temen

Kalau lo ikut bimbel diluar sekolah, pasti lo bakal ketemu sama anak-anak sekolah lain. Selain lo bakal ketemu temen-temen baru, siapa tau lo bakal ketemu gebetan baru!

  • Bisa konsultasi kapan aja

Kalau masalah konsultasi, sih. Tergantung guru yang lo cari. Kalau gurunya ada, ya lo bisa konsultasi PR atau materi yang belum lo kuasai. Biasanya, sih. Guru Bimbel selalu stay di meja konsul.

  • Modul tersedia lengkap

Ini nih, keuntungan yang paling menonjol. Nggak sedikit, lho anak SMA yang rela ikut bimbel demi modul dan kumpulan soal-soal jadul yang sebenernya kalo pinter nyari bisa ketemu di internet. Yah, kalau kata anak zaman sekarang sih, “mager ah nyari di internet, kalau ketemu juga harus di print sendiri, di jilid sendiri, mending ikut bimbel aja. Dapet modul, dapet guru, dapet gebetan juga. Hehe”

  • Try out rutin

Selain modul, bimbel nggak pernah lewat ngejadwalin try out dan pembahasan soal-soal. Walaupun bikin stress, tapi try out dan pembahasaan soal-soal menjamin lo terlatih ngerjain soal.

 

  1. #TeamPrivat

Privat cocok banget buat lo-lo pada yang lebih suka belajar dalam ketenangan. Karena privat kan, lo belajar sendiri. Jadi nggak akan ada gangguan pemecah konsentrasi macam teman sekelas lo yang berisik, atau lingkungan ruang kelas yang kurang tenang. Pokoknya yang ganggu konsentrasi.

Nah, kalian pilih team apa nih, guys? Share di kolom komentar ya!

 

Perbedaan SBMPTN 2018 Vs 2019

Ada beberapa perbedaan pada SBMPTN tahun depan yang mungkin akan bikin kamu ‘kagok’. Misalnya seperti ujian tertulis di kertas yang berubah jadi di komputer. Mau tahu lengkapnya? Simak di bawah ini, ya.

1. Metode Tes: Uji Tulis Berbasis Komputer alias UTBK

Bersiaplah, Guys karena tahun depan ujian menggunakan kertas akan ditiadakan dan diganti dengan Uji Tulis Berbasis Komputer alias UTBK. Mohammad Nasir selaku Menristekdikti optimis kalau kebijakan ini lebih terjamin prinsip adil, transparan, fleksibel, efisien, akuntabel serta sesuai dengan perkembangan teknologi di era digital.

2. Alokasi & Komposisi Daya Tampung Penerimaan Mahasiswa Baru di PTN 2019

Tahun lalu, kuota penerimaan jalur SNMPTN minimum 40 persen dan SBMPTN minimum 30 persen untuk kebanyakan PTN. Sementara untuk tahun 2019 nanti, kuota penerimaan jalur SNMPTN menjadi minimum 20 persen, SBMPTN minimum 40 persen dan ujian mandiri maksimum 30%. Kamu perlu tahu kalau kebijakan daya tampung masing-masing PTN nantinya akan berbeda, jadi lakukan riset kamu dengan betul ya!

Keputusan ini diambil karena Kemenristekdikti melihat hasil penelusuran prestasi calon mahasiswa dan evaluasi akademik tahun kemarin membuat Panselnas penerimaan masuk PTN sulit membedakan mana mahasiswa yang lebih potensial.

3. Tes Kemampuan Potensi Akademik (TKPA) & Tes Kemampuan Dasar (TKD) Diganti menjadi Tes Kemampuan Skolastik (TPS) & Tes Kompetensi Akademik (TKA)

Tenang, Guys. Mungkin hanya berbeda nama saja, tapi sebenarnya TPS dan TPA tidak jauh berbeda kok seperti TKPA dan TKD. TPS merupakan tes untuk mengukur kemampuan kognitif kamu, yakni kemampuan penalaran yang dianggap sangat penting buat keberhasilan kamu di sekolah formal nanti. Sedangkan TKA merupakan tes untuk mengukur pengetahuan penguasaan materi yang kamu dapat di sekolah dan diperlukan supaya bisa berhasil di perguruan tinggi, seperti kemampuan analisis dan tesnya enggak murni hanya dari mata pelajaran.

4. Perubahan Penyelenggara – Dari Panpus SNPMB PTN Menjadi L2TMPT

Tahun-tahun sebelumnya, penyelenggara SBMPTN adalah Panpus SNPMB PTN atau Panitia Pusat Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Negeri dan bersifat ad hoc atau berubah tiap tahun. Sedangkan untuk tahun 2019, penyelenggaranya adalah L2TMPT atau Lembaga Layanan Tes Masuk Perguruan Tinggi yang bersifat permanen dan punya kantor di Jakarta. Lembaga ini nantinya punya 2 tugas, yakni sebagai pengelola dan pengolah data calon mahasiswa baru untuk bahan seleksi jalur SNMPTN dan SBMPTN oleh rektor PTN, serta sebagai pelaksana UTBK.

5. Kesempatan Ujian: Ujian Bisa Dilakukan Dua Kali dalam Setahun

Berbahagialah Guys, sebab di SBMPTN 2019 nanti, kamu bisa melakukan tes sebanyak 2 kali dalam setahun. Jadi, kalau kamu belum puas dengan hasil tes yang pertama, kamu masih boleh ikut tes lagi. Nilai tertinggilah yang akan dijadikan acuan bagi PTN tujuan kamu. Buat kamu yang mau mengikuti tes ini, kamu harus membayar Rp200.000 untuk masing-masing tes. Meskipun artinya harus mengeluarkan biaya yang lebih banyak untuk mengikuti ujian, namun kamu diberikan kesempatan untuk membuktikan nilai kamu yang sebenarnya!

6. Pelaksanaan Tes

Untuk SBMPTN 2019, tes akan dilakukan sebanyak 24 gelombang setiap hari Sabtu dan Minggu di 85 PTN berbeda selama periode Maret-Mei 2019 (12 hari). So, tunggu saja tanggal pastinya, dan be prepared, karena Maret 2019 sudah semakin dekat!

Soal TKA Mengandung HOTS (High Order Thinking Skills)

Guys, beberapa waktu lalu kita dihebohkan dengan berita-berita mengenai soal HOTS yang katanya sangat sulit. Duh, terus gimana dong kalau HOTS ini ada di dalam SBMPTN? Tenang, GUys. Kamu harus tahu dulu sebelumnya apa itu HOTS dan apa gunanya buat masa depan kamu. Simak di bawah ini.

Apa Itu HOTS?

Dengan HOTS, siswa dituntut untuk bisa mengasah logika matematikacritical thinking, dan juga problem solving skillMelalui HOTS, siswa harus bisa menggunakan ilmu yang dimilikinya untuk menganalisis, mengevaluasi, bahkan menciptakan sesuatu. Menurut Guru Besar ITB dalam bidang matematika, Iwan Pranoto, tiga hal tadi merupakan tiga tahap tertinggi dalam taksonomi Bloom yang dicetuskan ahli pendidikan Benjamin Bloom. Menurut Bloom, beberapa tujuan pendidikan adalah menghafal, memahami, mengaplikasikan, menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta.

Kenapa SBMPTN 2019 Menggunakan HOTS?

Kepala Pusat Penilaian Pendidikan Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendikbud, Bapak Nizam, menjelaskan bahwa dengan konsep kecakapan berpikir yang dikembangkan berdasarkan model taksonomi Bloom ini, siswa menjadi punya kemampuan berpikir orde tinggi sehingga bisa menyelesaikan masalah yang kompleks, berpikir kritis serta rasional. Siswa tidak sekedar menghafal pelajaran, tetapi juga mampu menganalisa, mensintesa, dan mencipta. Dengan kebiasaan menghadapi soal-soal menantang seperti HOTS, menurut Nizam pikiran siswa jadi bisa terpacu lebih berkembang supaya bisa berpikir kritis dan kreatif.

Sumber:

  1. http://www.sbmptn.ac.id/
  2. http://halo.sbmptn.ac.id/
  3. http://www.snmptn.ac.id/
  4. http://halo.snmptn.ac.id/
  5. https://ristekdikti.go.id/
  6. https://cetl.uconn.edu/critical-thinking-and-other-higher-order-thinking-skills/
  7. https://tirto.id/soal-soal-hots-yang-bikin-siswa-pusing-itu-penting-cStV